:: Menu Utama ::

Home
Editorial
Berita
Kajian Kitab Kuning
Direktori Pesantren
Wacana
Wawancara
Tokoh Pesantren
Beasiswa Pesantren
Gallery
Redaksi
Links
Download

:: Editorial ::

Merayakan Kemerdekaan

Idul Fitri tahun ini terasa istimewa karena pelaksanaannya hampir bersamaan dengan peringatan hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-67. Ada beberapa hal yang membuat perayaan idul fitri ini terasa istimewa. Pertama, pesan kemenangan. Jika kemerdekaan adalah puncak kemenangan dari sebuah perjuangan mengangkat senjata, maka idul fitri adalah puncak kemenangan setelah sebulan bertarung menaklukkan godaan-godaan duniawi.

Read more...
 

:: Tokoh Pesantren ::

Kyai Falak Era
Millennium


Image
KH. Dr. Ahmad Izzudin, M.Ag

Banyak tokoh muslim kita yang sukses lahir dari didikan orang tua yang keras.  Begitu pula dengan tokoh satu ini, Kyai kelahiran Kudus dengan segudang pengabdian untuk umat dan majunya Ilmu Falak. Kepribadian dan perjuangan beliau dalam membumikan ilmu yang sangat langka, yaitu Ilmu Falak mendapat perhatian manakala kita mengamati perjalanan hidupnya. Dengan berbagai kisah, pengalaman, dan cerita yang masih saya ingat, sebagai muridnya selama di Semarang sampai dengan sekarang, pandangan saya terhadap beliau masih tetap sama, sebagai tokoh umat.

Read more...
 
Koordinasi MQK V di Bukittinggi Sumatera Barat PDF Print
Rabu, 11 September 2013
Image www.pondokpesantren.net - Bukittinggi Sumatera Barat. Direktorat Pendidikan Diniyah  dan Pondok Pesantren, Ditjen Pendidikan Islam kembali akan menggelar ajang yang cukup bergengsi dikalangan santri pesantren yaitu Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke- 5 tahun 2014. Kegiatan yang digelar setiap 3 tahunan ini untuk menggali potensi-potensi para santri dalam kebolehannya membaca kitab gundul (kitab kuning). “MQK merupakan ajang strategis mengangkat tradisi akademik pondok pesantren dan menggali potensi santri, makanya kegiatan ini sangat bagus”. Demikian dikatakan Prof. Dr. H. D. Hidayat, M.A selaku Koordinator Dewan Hakim baru-baru ini di Bukittinggi.

MQK dipandang sebagai kegiatan yang strategis dalam meningkatkan mutu tafaqquh fiddin di pondok pesantren, makanya digelar secara kontinu. MQK I digelar di PP. Al Falah Bandung tahun 2004. Penyelenggaraan MQK ke 2 di PP. Lirboyo Kediri, Jawa Timur Tahun 2006. Pesantren Al-Falah Banjarbaru Kalimantan Selatan didaulat sebagai tuan rumah MQK ke 3 tahun 2008, sedangkan MQK ke-4 digelar di PP. Nahdlatul Wathan Pancor NTB tahun 2011. Sedangkan MQK ke 5 akan di gelar di Provinsi Jambi tepatnya di PP. As’ad Tebo Jambi.

“Dengan dukungan Bapak Gubernur Jambi, sebagai salah satu Gubernur yang berasal dari kalangan santri dan segenap aparat Pemda kami insya Alloh siap menjadi tuan rumah hajatan MQK ke V Tahun 2014”, Demikian ditegaskan H. Mahbub Daryanto selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi saat memberkan presentasi Kesiapan Pemda Jambi dalam Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) V/2014 dalam forum Koordinasi MQK dengan Kepala Bidang Pdpontren/TOS se-Indonesia baru-baru ini di Bukittinggi.

Mahbub menyampakan rasa gembiranya dipercaya sebagai tuan rumah MQK V oleh Menteri Agama RI melalui Direktur Jenderal Pendidikan Islam. “Insya Alloh kami akan berjuang sekuat tenaga untuk mensukseskan MQK karena ini tugas mulia untuk mengangkat harkat dan martabat para santri”.

Ditambahkan, dengan digelarnya MQK para santri dapat mengembangkan kemampuannya dalam mengaji dan mengkaji kitab kuning. MQK juga sebagai salah satu wahana kompetisi bagi para santri dalam menunjukkan kemahirannya dalam membaca, memahami, dan menjelaskan kandungan kitab kuning (al-kutub al-turats) sebagai tradisi keilmuan pada pondok pesantren di Indonesia.

Kegiatan Koordinasi MQK V/2014 dilaksanakan di Grand Rocky Hiotel Bukittinggi pada tanggal 4-6 September 2013. Ahmad Zayadi, Kasubdit Pendidikan Diniyah menegaskan bahwa MQK bertujuan untuk kesinambungan (kontinuisitas) tradisi akademis di pondok pesantren. Selain itu untuk meningkatkan kompetensi stakeholder pesantren, khususnya santri, ustadz dan kyai dalam hal kajian kitab kuning. Selain itu untuk memberikan rekognisi negara atas dunia akademis pesantren, yang selama ini telah diakui oleh dunia internasional khususnya di Timur Tengah dan Asia. Dalam konteks menagkal bahaya gerakan tran-nasional MQK bertujuan sebagai upaya mencegah gerakan trans-nasional, radikalisasi keagamaan di Indonesia.

Berbagai kegiatan MQK V telah dirancang melalaui forum koordinasi tersebut yaitu yaitu: Pertama, Musyawarah Besar MQK; Kedua, Konvensi Nasional Pengembangan Pendidikan Pesantren (National convence on pesantren education development) dengan tiga kegiatan adalah (1) Seminar/kajian-kajian ilmiah tentang pesantren; (2) Halaqah Pimpinan Pesantren, (3) Expose hasil penelitian tentang pesantren, dan  (4) Bedah buku tentang pesantren. Ketiga, Pameran dan Bazar Khazanah Pengetahuan, Seni dan Budaya dan Produk Pondok Pesantren; Kelima, Panggung Apresiasi Seni Pondok Pesantren; (Ruchman Basori)

 
< Prev   Next >

:: Agenda ::



PENGUMUMAN

*HASIL SELEKSI PBSB 2014


*Registrasi & Matrikulasi*
1. UIN Syarif Hidayatullah
2. ITS

3. UIN Sunan Kalijaga
4. UIN Sunan Guning Djati

5. UNAIR
6. UIN Sunan Ampel
7. IAIN Walisongo
8. Universitas Gadjah Mada
9. UIN Maliki
10. UPI


*==*
PENGUMUMAN HASIL
SELEKSI PBSB IPB
2014
*==*

&

HASIL SELEKSI
PROGRAM BEASISWA
TAHFIZ AL-QURAN
Tahap II
(PBTQ 2014)

Lihat & Download Folder
"Beasiswa Pesantren"

==()==

PENGUMUMAN

*HASIL SELEKSI PBSB 2014

*Registrasi & Matrikulasi*

1. UIN Syarif Hidayatullah
2. ITS

3. UIN Sunan Kalijaga
4. UIN Sunan Guning Djati

5. UNAIR
6. UIN Sunan Ampel
7. IAIN Walisongo
8. Universitas Gadjah Mada
9. UIN Maliki
10. UPI

*==*
PENGUMUMAN HASIL
SELEKSI PBSB IPB
2014
*==*

&

HASIL SELEKSI
PROGRAM BEASISWA
TAHFIZ AL-QURAN
Tahap II
(PBTQ 2014)


Lihat & Download Folder
"Beasiswa Pesantren"




ss
ss

:: Kajian Kitab Kuning ::


Image
Kitab at-Tauhid

Dalam ranah Ilmu Kalam, al-Maturidi adalah nama yang sudah tidak asing lagi. Ia adalah pendiri aliran Maturidiyyah yang diketegorikan sebagai representasi teologi ahli sunnah, di samping Asy’ariyyah yang digawangi Abu al-Hasan al-Asy’ari. Al-Maturidi dikenal sebagai seorang teolog, dan faqih dari Madzhab Hanafi, bahkan seorang ahli tafsir.   

Nama lengkap al-Maturidi adalah Abu Manshur Muhammad bin Muhammad bin Mahmud al-Maturidi. Ia dilahirkan di Maturid, sebuah desa (qaryah) yang masuk ke dalam wilayah Samarqand. Ia acap kali dijuluki Imam al-Mutakallimin (Imam Para Teolog) dan masih banyak lagi yang kesemuanya menunjukkan kelas intelektual dan jihadnya dalam membela sunnah, akidah, dan menghidupkan syari’at Islam.

Read more...
 
 

© 2014 Pondok Pesantren