:: Menu Utama ::

Home
Editorial
Berita
Kajian Kitab Kuning
Direktori Pesantren
Wacana
Wawancara
Tokoh Pesantren
Beasiswa Pesantren
Gallery
Redaksi
Links
Download

:: Editorial ::

Merayakan Kemerdekaan

Idul Fitri tahun ini terasa istimewa karena pelaksanaannya hampir bersamaan dengan peringatan hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-67. Ada beberapa hal yang membuat perayaan idul fitri ini terasa istimewa. Pertama, pesan kemenangan. Jika kemerdekaan adalah puncak kemenangan dari sebuah perjuangan mengangkat senjata, maka idul fitri adalah puncak kemenangan setelah sebulan bertarung menaklukkan godaan-godaan duniawi.

Read more...
 

:: Tokoh Pesantren ::

"Penerus Tradisi Penghafalan Al-Quran"

Image
K.H. Abdul Rozaq Shofawi

 Ia anak saudagar batik, tapi gaya hidupnya sederhana dan dermawan. Tarekatnya pun sederhana: sangat peduli pada masalah halal-haram.
 
Solo, 1985. Sudah lebih dari seminggu isu penjualan daging ayam –yang disembelih tidak Islami - merebak di tengah masyarakat, dan meresahkan umat Islam. Apalagi ketika itu hampir semua ayam potong yang dijual di pasar hanya berasal dari satu atau dua agen. Kegelisahan yang sama juga mengusik seorang kiai pengasuh sebuah pesantren di Kota Bengawan itu. Tak tinggal diam, ia segera bertindak. Setiap pukul dua dinihari, mengenakan pakaian seperti orang kebanyakan, ia melamar bekerja di agen pemotongan ayam. Dua jam kemudian ia kembali ke pesantren menjadi imam shalat Subuh.

Read more...
 
Mahasiswa Santri Ukir Prestasi Sempurna PDF Print
Jumat, 12 Desember 2008
Brebes (www.pondokpesantren.net) - Semua penerima beasiswa program beasiswa santri berprestasi dari Departemen Agama RI harus mensyukuri apa yang sudah didapat dengan belajar secara sungguh-sungguh. Demikian dikatakan Prof. Dr. Muhammad Ali, Dirjen Pendidikan Islam Departemen Agama RI dalam pembukaan kegiatan Pembinaan Mahasiswa Program Beasiswa Santri Berprestasi  di pondok pesantren Al Hikmah 2 Brebes Kamis (11/12) kemarin.

Lebih lanjut Guru Besar UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)Bandung ini berujar, semua mahasiswa penerima beasiswa yang sekarang berkumpul di sini adalah aset bangsa yang paling berharga. Banyak di negeri ini orang yang berilmu, tapi banyak yang tidak mau mengamalkan. Banyak juga orang yang mau beramal, tapi tidak dilandasi dengan ilmu pengetahuan yang cukup. Tapi juga ada yang berilmu sekaligus mau beramal, tetapi tidak dilandasi dengan akhlak yang mulia.

Karenanya, tema pembinaan mahasiswa program beasiswa santri berprestasi dari Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam: Berilmu, Beramal, Berakhlakul karimah sangat tepat dan sesuai dengan kebutuhan zaman. Mahasiswa dengan karakter seperti itulah yang sekarang dibutuhkan bangsa ini. Sambungnya.

Dirjen Pendis ini kemudian bercerita, beberapa rektor dari perguruan tinggi yang ditempati mahasiswa santri berprestasi berterima kasih dengan program dari Depag ini karena santri-santri tersebut memiliki nilai yang sangat memuaskan, bahkan sangat mengharumkan nama kampus. Hal ini karena beberapa mahasiswa dari pesantren itu berhasil mendapat IP (indeks prestasi) hampir semupurna, bahkan ada yang mendapatkan nilai sempurna, yakni 4.0.

Pada acara pembukaan itu juga diberikan Tanda Kasih dari Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Departemen Agama RI untuk 17 mahasiswa dengan nilai terbaik di masing-masing perguruan tinggi untuk setiap angkatan. Sementara Tanda Kasih untuk mahasiswa terbaik untuk semua perguruan tinggi dan semua angkatan diberikan kepada Yahman Fauzi, mahasiswa IPB yang berasal dari pondok pesantren Raudhatul Ulum Guyangan Pati yang mendapatkan nilai IPK  sempurna, 4.0 secara berturut-turut. [bet]

 
< Prev   Next >

:: Agenda ::



SELAMAT DATANG
di
www.pondokpesantren.net

"Media Pemberdayaan Pendidikan
Agama dan Keagamaan"

====()====
 
SELAMAT DATANG
di
www.pondokpesantren.net

"Media Pemberdayaan Pendidikan
Agama dan Keagamaan"






ss
ss

:: Kajian Kitab Kuning ::


Image
Kitab at-Tauhid

Dalam ranah Ilmu Kalam, al-Maturidi adalah nama yang sudah tidak asing lagi. Ia adalah pendiri aliran Maturidiyyah yang diketegorikan sebagai representasi teologi ahli sunnah, di samping Asy’ariyyah yang digawangi Abu al-Hasan al-Asy’ari. Al-Maturidi dikenal sebagai seorang teolog, dan faqih dari Madzhab Hanafi, bahkan seorang ahli tafsir.   

Nama lengkap al-Maturidi adalah Abu Manshur Muhammad bin Muhammad bin Mahmud al-Maturidi. Ia dilahirkan di Maturid, sebuah desa (qaryah) yang masuk ke dalam wilayah Samarqand. Ia acap kali dijuluki Imam al-Mutakallimin (Imam Para Teolog) dan masih banyak lagi yang kesemuanya menunjukkan kelas intelektual dan jihadnya dalam membela sunnah, akidah, dan menghidupkan syari’at Islam.

Read more...
 
 

© 2014 Pondok Pesantren