:: Editorial ::
Merayakan Kemerdekaan
Idul Fitri tahun ini terasa istimewa karena pelaksanaannya hampir bersamaan dengan peringatan hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-67. Ada beberapa hal yang membuat perayaan idul fitri ini terasa istimewa. Pertama, pesan kemenangan. Jika kemerdekaan adalah puncak kemenangan dari sebuah perjuangan mengangkat senjata, maka idul fitri adalah puncak kemenangan setelah sebulan bertarung menaklukkan godaan-godaan duniawi. |
|
Read more...
|
:: Tokoh Pesantren ::
|
"Penerus Tradisi Penghafalan Al-Quran"  K.H. Abdul Rozaq Shofawi
Ia anak saudagar batik, tapi gaya hidupnya sederhana dan dermawan. Tarekatnya pun sederhana: sangat peduli pada masalah halal-haram.
Solo, 1985. Sudah lebih dari seminggu isu penjualan daging ayam –yang disembelih tidak Islami - merebak di tengah masyarakat, dan meresahkan umat Islam. Apalagi ketika itu hampir semua ayam potong yang dijual di pasar hanya berasal dari satu atau dua agen. Kegelisahan yang sama juga mengusik seorang kiai pengasuh sebuah pesantren di Kota Bengawan itu. Tak tinggal diam, ia segera bertindak. Setiap pukul dua dinihari, mengenakan pakaian seperti orang kebanyakan, ia melamar bekerja di agen pemotongan ayam. Dua jam kemudian ia kembali ke pesantren menjadi imam shalat Subuh.
|
|
Read more...
|
|
|
| |
|
Berita
|
Rapat Koordinasi Ujian Nasional Pondok Pesantren Salafiyah |
|
|
|
Jumat, 18 Juni 2010 |
|
www.pondokpesantren.net (Jakarta) – Dua puluh sembilan Kepala Seksi (Kasi) Salafiyah se-nusantara mengadakan rapat koordinasi dalam rangka pelaksanaan Ujian Nasional Pondok Pesantren Salafiyah (UN PPS) Periode I Tahun 2010 di Hotel Batavia Jakarta (17-18 Juni 2010).
|
|
Read more...
|
|
|
Pembinaan Santri Penerima Beasiswa 2009 |
|
|
|
Rabu, 16 Desember 2009 |
|
www.pondokpesantren.net (Jakarta) – Dalam rangka meningkatkan wawasan pengetahuan kepesantrenan dan ke-Indonesia-an serta meneguhkan komitmen pengabdian pada pondok pesantren, maka Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Departemen Agama RI, selaku pengelola Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) akan mengadakan pembinaan bagi para santri yang menerima beasiswa dari program tersebut.
|
|
Read more...
|
|
|
Pesantren Perlu Regulasi, Manajemen dan Kurikulum |
|
|
|
Sabtu, 31 Oktober 2009 |
|
www.pondokpesantren.net (Jakarta) – Dilihat level kebutuhannya, dua buku; Pedoman Pengembangan Kurikulum Pesantren dan Pedoman Penyelenggaraan Pesantren Salafiyah yang akan diterbitkan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren menjadi kebutuhan yang niscaya, kebutuhan yang mau tidak mau harus dipenuhi. Jika tidak dipenuhi akan menjadi disfungsi. |
|
Read more...
|
|
|
Halaqah Pondok Pesantren |
|
|
|
Sabtu, 31 Oktober 2009 |
|
www.pondokpesantren.net (Jakarta) – Dua puluh lima orang terdiri atas alumni pesantren salafiyah, praktisi pendididikan serta para pejabat dilingkungan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Departemen Agama RI bermusyawarah di Syahida Inn Jakarta (29/10/2009). |
|
Read more...
|
|
|
40 Calon Peserta Short Course Ikuti Seleksi |
|
|
|
Kamis, 03 September 2009 |
|
Jakarta (www.pondokpesantren.net) - Sebanyak 40 orang calon peserta Short Course Kader Pimpinan Pesantren ikuti test seleksi dan pembekalan selama 2 (dua) hari di Wisma Syahida UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2-3/09/2009).
|
|
Read more...
|
|
| << Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
| | Results 46 - 50 of 111 |
|
|
|
:: Agenda ::
|
|
:: Kajian Kitab Kuning ::
 Kitab at-Tauhid
Dalam ranah Ilmu Kalam, al-Maturidi adalah nama yang sudah tidak asing lagi. Ia adalah pendiri aliran Maturidiyyah yang diketegorikan sebagai representasi teologi ahli sunnah, di samping Asy’ariyyah yang digawangi Abu al-Hasan al-Asy’ari. Al-Maturidi dikenal sebagai seorang teolog, dan faqih dari Madzhab Hanafi, bahkan seorang ahli tafsir.
Nama lengkap al-Maturidi adalah Abu Manshur Muhammad bin Muhammad bin Mahmud al-Maturidi. Ia dilahirkan di Maturid, sebuah desa (qaryah) yang masuk ke dalam wilayah Samarqand. Ia acap kali dijuluki Imam al-Mutakallimin (Imam Para Teolog) dan masih banyak lagi yang kesemuanya menunjukkan kelas intelektual dan jihadnya dalam membela sunnah, akidah, dan menghidupkan syari’at Islam.
|
|
Read more...
|
|