:: Editorial ::
Merayakan Kemerdekaan
Idul Fitri tahun ini terasa istimewa karena pelaksanaannya hampir bersamaan dengan peringatan hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-67. Ada beberapa hal yang membuat perayaan idul fitri ini terasa istimewa. Pertama, pesan kemenangan. Jika kemerdekaan adalah puncak kemenangan dari sebuah perjuangan mengangkat senjata, maka idul fitri adalah puncak kemenangan setelah sebulan bertarung menaklukkan godaan-godaan duniawi. |
|
Read more...
|
:: Tokoh Pesantren ::
|
"Penerus Tradisi Penghafalan Al-Quran"  K.H. Abdul Rozaq Shofawi
Ia anak saudagar batik, tapi gaya hidupnya sederhana dan dermawan. Tarekatnya pun sederhana: sangat peduli pada masalah halal-haram.
Solo, 1985. Sudah lebih dari seminggu isu penjualan daging ayam –yang disembelih tidak Islami - merebak di tengah masyarakat, dan meresahkan umat Islam. Apalagi ketika itu hampir semua ayam potong yang dijual di pasar hanya berasal dari satu atau dua agen. Kegelisahan yang sama juga mengusik seorang kiai pengasuh sebuah pesantren di Kota Bengawan itu. Tak tinggal diam, ia segera bertindak. Setiap pukul dua dinihari, mengenakan pakaian seperti orang kebanyakan, ia melamar bekerja di agen pemotongan ayam. Dua jam kemudian ia kembali ke pesantren menjadi imam shalat Subuh.
|
|
Read more...
|
|
|
| |
|
Berita
|
Deville 33 Propinsi Meramaikan Pembukaan Mufakat |
|
|
|
Selasa, 19 Juli 2011 |
|
(pondokpesantren.net) - Pancor, NTB. Ribuan orang menghadiri pembukaan Musabaqah Fahmi Kutubit Turats (Mufakat) ke-4 Tingkat Nasional di Hall utama Yayasan Pendidikan Hamzanwadi Pondok Pesantren Darunnahdlatain, Pancor, Lombok, NTB, Selasa (19/08). |
|
Read more...
|
|
|
Lima Pilar Ajaran Islam |
|
|
|
Selasa, 19 Juli 2011 |
(www.pondokpesantren.net) - Pancoran, NTB. Pesantren merupakan tempat mendidik kader-kader bangsa yang ajarannya adalah rahmatan lil alamin. Karena itu, pesantren sama sekali tidak mengajarkan radikalisme yang justeru akan merusak citra pesantren itu sendiri. Hal ini disampaikan Prof. Dr. Muhammad Ali, Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI, pada Khalaqah Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia di sela-sela acara Mufakat (Musabaqah Fahmi Kutubit Turats) di Hotel Plaza, Mataram, NTB, Senin malam (18/07)
|
|
Read more...
|
|
|
Halaqah Kiai Pesantren dan Kegiatan Pra Pembukaan MUFAKAT |
|
|
|
Senin, 18 Juli 2011 |
|
(www.pondokpesantren.net) - Pancoran, NTB. Memasuki persiapan MUFAKAT IV (Musabaqah Fahmi Kutubit Turats) yang akan dibuka secara resmi, besok Senin (18/7). Diantaranya dilakukan kegiatan besar yang terdiri dari: Pertama, acara pendaftaran peserta dan ketentuan keabsahan peserta yang hari ini memasuki hari ke dua berlangsung di Hall Birrulwalidain sampai jam 08.48 WITA sudah hadir 20 kafilah dan sedang dalam proses perjalanan 14 kafilah. Sore ini diperkirakan 1059 peserta dari 34 kafilah akan berkumpul di Pondok Pesantren Darunnahdlatain Nahdlatul Wathan Pancor Lombok Timur Nusa Tenggara Barat (NTB). Jumlah keseluruhan peserta ditambah official, pendamping, pelatih serta penggembira diperkirakan mencampai 1.619 orang. Penerimaan dan keabsahan ini akan ditutup jam 12.00 WITA.
|
|
Read more...
|
|
|
Santri se-Indonesia Berlomba Baca “Kitab Gundul” |
|
|
|
Senin, 18 Juli 2011 |
|
(pondokpesantren.net) - Pancor, NTB. Sekitar 1.064 santri putra-putri perwakilan pondok pesantren di seluruh Indonesia bersiap mengikuti Musabaqah Fahmi Kutubit Turats (Mufakat) tingkat Nasional IV tahun 2011 yang diadakan di Pondok Pesantren Darunnahdlatain Nahdlatul Wathan, Pancor, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), selama Ahad (17/07).
|
|
Read more...
|
|
|
Sebanyak 320 Santri Terima Beasiswa PBSB Kemenag |
|
|
|
Kamis, 30 Juni 2011 |
|
(www.pondokpesantren.net) - Jakarta. Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren menetapkan sebanyak 320 santri dinyatakan berhak menerima beasiswa PBSB (Progam Beasiswa Santri Berprestasi) pada tahun ajaran 2011/2012. |
|
Read more...
|
|
| << Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
| | Results 31 - 35 of 111 |
|
|
|
:: Agenda ::
|
|
:: Kajian Kitab Kuning ::
 Kitab at-Tauhid
Dalam ranah Ilmu Kalam, al-Maturidi adalah nama yang sudah tidak asing lagi. Ia adalah pendiri aliran Maturidiyyah yang diketegorikan sebagai representasi teologi ahli sunnah, di samping Asy’ariyyah yang digawangi Abu al-Hasan al-Asy’ari. Al-Maturidi dikenal sebagai seorang teolog, dan faqih dari Madzhab Hanafi, bahkan seorang ahli tafsir.
Nama lengkap al-Maturidi adalah Abu Manshur Muhammad bin Muhammad bin Mahmud al-Maturidi. Ia dilahirkan di Maturid, sebuah desa (qaryah) yang masuk ke dalam wilayah Samarqand. Ia acap kali dijuluki Imam al-Mutakallimin (Imam Para Teolog) dan masih banyak lagi yang kesemuanya menunjukkan kelas intelektual dan jihadnya dalam membela sunnah, akidah, dan menghidupkan syari’at Islam.
|
|
Read more...
|
|